Pemerintah Matangkan Data Anak yang Kehilangan Orang Tua akibat Covid-19

Sumber: Kemenko PMK

KomnasAnak.com, JEPARA -
Pandemi Covid-19 telah membuat banyak anak Indonesia kehilangan orangtuanya. Mereka yang menjadi yatim piatu itu masih sangat membutuhkan perlindungan, bantuan finansial, dan kasih sayang orangtuanya.

 

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak Perempuan dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Femmy Eka Kartika Putri menjelaskan, saat ini pemerintah tengah menggodok data anak-anak yang ditinggalkan orangtua akibat Covid-19.

 

Femmy mengatakan, pemerintah melalui Kementerian PPPA dan Kementerian Sosial masing-masing sudah melakukan pendataan anak-anak yang kehilangan orangtuanya akibat Covid-19. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Eselon 1 membahas Sistem Pendataan Anak Yatim/Piatu akibat Covid-19, Kamis (26/8)

 

Kementerian PPPA telah melakukan pendataan melalui aplikasi. Hasilnya per 25 Agustus sudah terdata sekitar 8.396 anak yatim akibat Covid-19.

 

Sementara Kemensos melalui Dirjen Rehabsos sudah mendata “by name by address” anak-anak yatim akibat Covid-19. Saat ini sudah terdata sebanyak 8.274 anak.

 

Femmy memaparkan, Kementerian dan Lembaga terkait juga sudah menindaklanjuti masalah pendataan. Seperti misalnya Kementerian PPPA sudah berkoordinasi dengan Dinas PPPA di seluruh provinsi untuk melakukan pendataan anak-anak yatim.

 

Sementara Kemensos telah meminta kepada pemerintah provinsi untuk mendata anak-anak yatim secara berjenjang, mulai dari tingkat bawah di kelurahan atau desa sampai kabupaten dan kota.

 

Data ini diperlukan sinkronisasi dengan data Disdukcapil Kemendagri agar data anak juga berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) agar bisa mendapat perhatian khusus dan skema bantuan sosial pemerintah.

 

“Pada saat ini yang menjadi perhatian Presiden dan masyarakat umum adalah anak-anak yang orangtuanya meninggal karena covid yang sangat membutuhkan bantuan dari negara dan pemerintah,” ujarnya.

 

Dia juga mendorong Kementerian Kesehatan untuk menyajikan data orangtua yang meninggal karena Covid-19 dan berkoordinasi dengan Dukcapil Kemendagri untuk memastikan data mereka dengan basis NIK.

Posting Komentar

0 Komentar